Senin, 11 Oktober 2010

pencegahan penyakit meningitis

D. Pencegahan Penyakit Meningitis

Meningitis yang disebabkan oleh virus dapat ditularkan melalui batuk, bersin, ciuman, berbagi makan 1 sendok, pemakaian sikat gigi bersama dan merokok bergantian dalam satu batangnya. Tingkat pencegahan meningitis dapat diupayakan melalui primary prevention (pencegahan primer atau utama), secondary prevention (pencegahan sekunder), tertiary prevention (pencegahan tersier). Tingkat pencegahan meningitis dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Primary Prevention
Primary prevention (pencegahan primer) terdiri atas health promotion (promosi kesehatan) dan specific protection.
a. Health Promotion (promosi kesehatan)
Promosi kesehatan (health promotion) merupakan tindakan atau upaya kesehatan yang dilakukan pada saat masyarakat atau individu masih dalam keadaan sehat. Seseorang tersebut diberi penjelasan tentang kesehatan dan pencegahan penyakit meningitis serta penyakit lainnya. Agar seseorang atau individu tersebut tidak terserang penyakit meningitis dan penyakit lainnya.
Tujuan dari promosi kesehatan (health promotion) ini adalah Memberikan pembinaan atau penyuluhan kepada masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dari penyakit meningitis dan penyakit lainnya. Sebagai contoh pada penyakit meningitis health promotion (promosi kesehatan) dapat dilakukan dengan cara pemberian makanan yang bergizi sehat dan seimbang. Serta penyediaan sanitasi lingkungan yang baik agar tidak terserang penyakit meningitis.

b. Specific Protection
Merupakan suatu tindakan pencegahan yang dilakukan oleh masyarakat terhadap ancaman agen penyakit atau pembawa penyakit tertentu. Tujuan dari specific protection ini adalah sebagai perlindungan khusus terhadap ancaman seperti penyakit.
Tindakan atau upaya pencegahan penyakit berdasarkan specific protection ini adalah:
1. melakukan imunisasi spesifik
2. pemberian makanan khusus
3. perlindungan terhadap ancaman penyakit alat kerja (helm, sepatu boot dll)
4. perlindungan terhadap bahan-bahan yang bersifat karsinogenik
5. melindungi atau menghindari terhadap zat-zat alergen
Salah satu contoh dari specific protection ini adalah melakukan perlindungan seperti menjaga kesehatan lingkungan atau menjaga kebersihan alat-alat yang kita gunakan agar terhindar dari bakteri dan virus yang bisa menyebabkan penyakit meningitis.
2. Secondary Prevention
Secondary prevention (pencegahan sekunder) ini terdiri atas early diagnosis and prompt treatment (diagnosa awal dan perlakuan yang tepat) dan disability limitation (ketidakmampuan yang terbatas).
a. Early diagnosis and Prompt Treatment (diagnosa awal dan perlakuan yang tepat)
Suatu tindakan atau upaya kesehatan yang dilakukan saat awal sakit suatu penyakit. Tujuan dari early diagnosis and prompt treatment ini adalah sebagai upaya untuk menghentikan penyakit pada waktu permulaan dan agar penyakit tidak menjadi lebih parah lagi.
Tindakan atau upaya kesehatan berdasarkan early diagnosis and prompt treatment ini adalah:
1. upaya penemuan kasus (case finding) secara aktif dan pasif.
2. survey kesehatan
3. monitoring dan survaeylance epidemiologis
4. screening survey
5. pemeriksaan selektif dan periodik (general check up)
Salah satu contoh dari easy diagnosis and prompt treatment adalah pemeriksaan pada penderita penyakit meningitis untuk segera diobati agar tidak mengakibatkan penyakit meningitis yang tambah parah lagi.
b. Disability Limitation
Suatu tindakan atau upaya kesehatan yang dilakukan dalam taraf penyakit sudah nyata dan lanjut. Tujuan dari disability limitation ini adalah agar penyakit yang diderita tidak tambah parah lagi, agar penderita tidak meninggal dunia, agar penderita tidak cacat yang menetap dan agar penyakit yang diderita tidak menjadi penyakit yang menaun (tahunan)
Tindakan atau upaya kesehatan berdasarkan disability limitation ini adalah:
1. pengobatan atau melakukan terapi yang akurat
2. menekan munculnya komplikasi berbagai penyakit
Salah satu contoh dari disability limitation ini adalah apabila seorang terserang penyakit meningitis dan sakitnya sudah lama diderita dan salah satu pengobatannya adalah dengan terapi agar penderita penyakit meningitis ini tidak cacat yang menetap.


3. Tertiary Prevention
Rehabilitation
Suatu tindakan atau upaya kesehatan yang dilakukan dalam taraf pemulihan (recovery) terhadap suatu penyakit tertentu. Tujuan dari rehabilitation ini adalah:
1. agar penderita dapat berfungsi seperti sebelum sakit
2. agar penderita dapat mandiri
3. agar penderita dapat produktif lagi
4. agar penderita dapat bersosialisasi lagi dengan lingkungan rumah, masyarakat dan sekolah.
5. agar penderita dapat bekerja kembali.
Tindakan atau upaya kesehatan yang dilakukan berdasarkan rehabilitation ini adalah
1. fisioterapi yaitu rehabilitasi fisik
2. psikoterapi yaitu rehabilitasi kejiwaan
3. vocational therapy yaitu rehabilitasi profesi
4. sosialterapi yaitu rehabilitasi sosial
5. rehabilitasi aesthetis yaitu rehabilitasi kecantihan
Rehabilitasi bersifat multidisiplin. Penderita dapat lebih percaya diri fisik segar dan bugar, keluarga atau masyarakat dapat menerima kehadirannya kembali. Salah satu contoh dari rehabilitation ini adalah apabila penderita penyakit meningitis sudah melakukan pengobatan dan terapi ada akhirnya penderita sembuh dan harus melakukan rehabilitasi kepada diri sendiri agar dia dapat percaya diri dan dapat bersosialisasi kembali terhadap lingkungannya.

Jika terlihat gejala meningitis di sekitar kita, maka harus berhati-hati. Mencuci tangan yang bersih sebelum makan dan setelah ke toilet umum serta sehabis memegang hewan peliharaan. Menjaga stamina (daya tahan) tubuh dengan makan makanan bergizi dan berolahraga yang teratur adalah sangat baik menghindari berbagai macam penyakit.
Pemberian Imunisasi vaksin (vaccine) Meningitis merupakan tindakan yang tepat terutama di daerah yang diketahui rentan terkena wabah meningitis, adapun vaccine yang telah dikenal sebagai pencegahan terhadap meningitis diantaranya adalah:
1. Haemophilus influenzae type b (Hib)
2. Pneumococcal conjugate vaccine (PCV7)
3. Pneumococcal polysaccharide vaccine (PPV)
4. Meningococcal conjugate vaccine (MCV4)
Maka berhati- hatilah dalam menjalankan aktivitas anda dan jagalah kebersihan tubuh dan lingkungan sekitar anda agar anda terhindar dari penyakit meningitis.

0 komentar:

Poskan Komentar